MENEMUKAN
DALIL PYTHAGORAS DAN MEMBUKTIKAN DALIL PYTHAGORAS
Makalah ini ditujukan
untuk memenuhi mata kuliah”Matematika 3”
Disusun oleh:
BINTI SALASATUL CHALIMAH (210610024)
Dosen pengampu:
KURNIA HIDAYATI , M.Pd
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN)PONOROGO
2012
BAB 1
PEMBAHASAN
- Dalil pythagoras
Dalam matematika, teorema
pythagoras adalah suatu keterkaitan dalam geometri euklides antara tiga sisi
sebuah segitiga siku-siku .teorema ini dinamakan menurut nama filsuf dan
matematikawan yunani abad ke -6SM, Pythagoras. Pythagoras sering dianggap
sebagai penemu teorema ini meskipun sebenarnya fakta-fakta teorema ini sudah
diketahui oleh matematikawan india (dalam sulbasutra budhayana dan katyayana), yunani,
tionghoa dan babilonia jauh sebelum pythagoras lahir. pythagoras mendapat
kredit karena ialah yang pertama membuktikan kebenaran universal dari teorema
ini melalui pembuktian matematis.
Sebuah segitiga siku-siku
adalah segitiga yang mempunyai sebuah sudut siku-siku, kakinya adalah dua sisi
yang membentuk sudut siku-siku tersebut, disebut sisi siku-siku. Dan hipotenus
adalah sisi ketiga yang berhadapan dengan sudut siku-siku tersebut. teorema
pythagoras mengungkapkan hubungan antara dua sisi siku-siku dan hipotenous
suatu segitiga siku-siku. Pythagoras menyatakan teorema ini dalam gaya
geometris,sebagai pernyataan tentang luas persegi:
Jumlah luas persegi pada kaki
sebuah segitiga siku-siku sama dengan luas persegi di hipotenus. dengan
menggunakan aljabar, kita dapat memformulasikan ulang teorema tersebut kedalam pernyataan
modern dengan mengambil catatan bahwa luas sebuah persegi adalah pangkat dua
dari panjang sisinya. Jika sebuah segitiga siku-siku mempunyai sisi-sisi
siku-siku dengan panjang a dan b dan hipotenus dengan panjang c, maka a2+ b2=c2
.
Teoremna ini telah menarik
perhatian banyak ilmuwan, sehingga terdapat lebih ratusan cara pembuktiannya.
- Pembuktian Dalil Pythagoras
- Pembuktian cara 1
Persegi yang pertama di
partisi demikian, sehingga terdapat dua persegi dengan panjang sisi dengan
masing-masing a dan b, serta empat segitiga siku-siku dengan panjang sisi
siku-sikunya a dan b. Persegi kedua di partisi sedemikian sehingga terdapat dua
persegi dengan panjang masing-masing a dan b, serta empat segitiga siku-siku
dengan panjang siku-sikunya a dan b. karena luas keempat segitiga pada kedua
persegi tersebut sama, dapat disimpulkan bahwa
“Jumlah luas dua persegi dengan masing-masing panjang
sisinya a dan b akan sama dengan luas persegi yang panjang
sisinya c
Selanjutnya, karena luas persegi dengan panjang sisinya a, b, dan c
masing-masing adalah a2, b2,dan c2. pernyataan
diatas dapat di nyatakan ulang sebagai
a2+b2=c2
- Pembuktian cara 2
Digunakan empat segitiga siku-siku yang sama
dengan siku-siku a dan b,dan hipotenousnya c. Tiga segitiga terakhir,
masing-masing telah diputar 90o,180o,dan 270o.
Masing-masig
segitiga ini memiliki luas ab/2, sehingga jumlah luas keempat segitiga diatas
adalah 2ab. keempat segitiga ini dapat disusun menjadi persegi berlubang
berikut ini.
Lubangnya
berbentuk persegi dengan panjang sisinya(a-b), sehingga luasnya adalah (a-b), perhatikan
bahwa
c2 =
S × 4. ½ a.t
c2 =
(a-b)2 + 4.1/2 a.b
c2 =
a2-2ab+b2 + 2 a.b
c2 =
a2 + b2
contoh:
sebuah sigitiga siku-siku mempunyai luas 24 cm2. panjang
alasnya 6 cm. Berapa cm panjang sisi miringnya?
Jawab:
L = ½ a × t
24 cm2= ½ x 6 cm x t
24 cm2 = 3 x t
t= 24 cm2/3
t= 8 cm
Jadi tinggi segitiga itu adalah 10cm
BAB II
Kesimpulan
- Dalil pythagoras
Dalam matematika, teorema pythagoras adalah suatu keterkaitan dalam
geometri euklides antara tiga sisi sebuah segitiga siku-siku . Sebuah segitiga
siku-siku adalah segitiga yang mempunyai sebuah sudut siku-siku, kakinya adalah
dua sisi yang membentuk sudut siku-siku tersebut, disebut sisi siku-siku. Dan
hipotenus adalah sisi ketiga yang berhadapan dengan sudut siku-siku tersebut.
teorema pythagoras mengungkapkan hubungan antara dua sisi siku-siku dan
hipotenous suatu segitiga siku-siku.
- Pembuktian Dalil Pythagoras
a.
Pembuktian cara 1
Jumlah luas dua persegi dengan masing-masing panjang sisinya a,b dan c akan sama dengan luas persegi yang panjang sisinya c
Digunakan empat segitiga
siku-siku yang sama dengan siku-siku a dan b,dan hipotenousnya c. Tiga segitiga
terakhir, masing-masing telah diputar 90o,180o,dan 270o.

Masing-masig segitiga ini memiliki luas ab/2, sehingga jumlah luas keempat segitiga diatas adalah 2ab. keempat segitiga ini dapat disusun menjadi persegi berlubang berikut ini.
Lubangnya berbentuk persegi dengan panjang sisinya(a-b), sehingga
luasnya adalah (a-b), perhatikan bahwa
Luas segiempat kecil =luas segi empat besar – 4× luas segitiga
c2 =
S × 4. ½ a.t
c2 =
(a-b)2 + 4.1/2 a.b
c2 =
a2-2ab+b2 + 2 a.b
c2 =
a2 + b2
DAFTAR PUSTAKA
BUKU LAPIS, MATEMATIKA 3.
Matematika SMA
Matematika SMA









